AdvertorialPemko Pekanbaru

Berbagai Program Strategis Agung-Markarius Mulai Dirasakan Masyarakat

×

Berbagai Program Strategis Agung-Markarius Mulai Dirasakan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, Laksamananews.com – Kamis (7/5/2026), Sejumlah program prioritas Pemerintah Kota Pekanbaru terus berjalan di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar. Berbagai langkah pembangunan yang dilakukan dalam satu tahun terakhir disebut mulai memberikan dampak terhadap pelayanan dan kebutuhan masyarakat.

Pada sektor lingkungan, pemerintah kota memperkuat pengelolaan sampah melalui pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di 83 kelurahan dan pelaksanaan Gerakan Serbu Sampah. Penertiban terhadap pelaku pembuangan sampah ilegal dilakukan bersamaan dengan pengembangan proyek waste to energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi.

Konsep penghijauan kota juga terus didorong melalui penanaman 15 ribu pohon sebagai bagian dari visi Pekanbaru Green City. Selain itu, sebanyak 175 tiang reklame ditertibkan dalam upaya penataan kota.

Dalam bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan perbaikan jalan sepanjang lebih dari 42 kilometer serta meremajakan 42 halte. Lampu penerangan jalan dipasang di sejumlah kawasan dan layanan wifi gratis mulai tersedia di beberapa titik fasilitas publik.

Upaya pengendalian banjir turut dilakukan dengan penanganan 20 titik rawan banjir. Pemerintah juga melakukan normalisasi sungai sepanjang 78,2 kilometer dan pembenahan drainase serta daerah aliran sungai (DAS) sepanjang 109,5 kilometer.

Di bidang pelayanan publik, Pemko Pekanbaru menghadirkan Mobil AMAN untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan. Pemerintah juga meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 guna mempercepat pelayanan keamanan dan kedaruratan.

Pada sektor pendidikan, pemerintah menyediakan program beasiswa dari jenjang S1 hingga S3, termasuk bagi hafiz Al-Qur’an. Program Zero Putus Sekolah berhasil menjaring 1.778 anak dan mengembalikan 757 anak ke bangku pendidikan.

Pemerintah turut membantu penyelesaian ijazah tertahan dan memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada pelajar. Selain itu, program satu PAUD di setiap kelurahan direalisasikan untuk mendukung wajib belajar 13 tahun.

Layanan kesehatan masyarakat juga diperkuat melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui bazar pangan murah di 50 lokasi dan program bantuan Rp100 juta per RW. Pemerintah juga melakukan pengangkatan PPPK serta PPPK paruh waktu disertai pemberian tunjangan kinerja ke-14.

Dalam bidang budaya dan olahraga, Pemerintah Kota Pekanbaru sukses menyelenggarakan MTQ ke-57 tingkat kota dan meraih juara II MTQ tingkat Provinsi Riau. Festival Kreatif Budaya Melayu turut digelar untuk mendukung pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM.

Aktivitas olahraga masyarakat juga mendapat perhatian melalui pelaksanaan Pekanbaru 10K dan peresmian Stadion Mini Gelora Hang Tuah.

Dari sisi tata kelola pemerintahan, Pemko Pekanbaru berhasil melunasi utang daerah sebesar Rp467 miliar. Selain itu, proses Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kini dipercepat dan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu jam.

Pemerintah Kota Pekanbaru juga mendukung pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), seperti program Makan Bergizi Gratis melalui 27 dapur umum dan pembentukan 83 Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan.

Digitalisasi pendidikan mulai diterapkan melalui penyediaan smartboard di sekolah negeri. Sementara itu, program Sekolah Rakyat masih dalam tahap persiapan dengan dukungan lahan yang telah tersedia.

Pada sektor perumahan, pemerintah membangun 42 unit rumah layak huni dan merehabilitasi 12 unit rumah lainnya. Pembangunan jaringan gas kota juga terus berjalan dan kini mencapai sekitar 20 ribu sambungan rumah.

Atas berbagai capaian tersebut, Wali Kota Pekanbaru menerima penghargaan peringkat dua nasional dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari pemerintah pusat atas keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *