Makassar, Laksamananews.com — Pada hari Sabtu, 17 Januari 2026, sebuah pesawat ATR 42-500 yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport, yang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dilaporkan hilang kontak saat dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Pesawat dengan registrasi PK-THT tersebut membawa total sepuluh orang yang terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.
Menurut informasi awal, pesawat nahas ini diduga jatuh di daerah pegunungan Kabupaten Maros. 25 orang Tim Basarnas Makassar yang dipimpin oleh kepala seksi operasi andi sultan . Pencarian terus berlangsung meskipun cuaca buruk sempat menghambat usaha mereka.
Kementerian Perhubungan dan KKP telah mengkonfirmasi hilangnya kontak pesawat yang seharusnya digunakan untuk misi patroli maritim. Juru bicara KKP mengungkapkan, “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan saat ini kami berfokus pada upaya pencarian dan penyelamatan.”
Hingga berita ini diturunkan, tim pencari belum berhasil menemukan jejak pesawat. Mereka terus berusaha memantau daerah yang diduga menjadi lokasi kecelakaan. Situasi ini memicu kepanikan dan keprihatinan di kalangan keluarga para kru dan penumpang.
Pihak berwenang berjanji akan memberikan informasi terbaru secepatnya kepada masyarakat dan keluarga yang menunggu kabar tentang orang-orang terkasih mereka. Selain itu, proses investigasi mengenai penyebab hilangnya kontak pesawat juga segera dimulai.
Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan update terkini.











