Pekanbaru

“Miris! Anak-anak Bergoyang di Tengah Dentuman Live Dj Cafe, Ricka Parlina S.H Soroti Pola Asuh Orang Tua Zaman Sekarang”

×

“Miris! Anak-anak Bergoyang di Tengah Dentuman Live Dj Cafe, Ricka Parlina S.H Soroti Pola Asuh Orang Tua Zaman Sekarang”

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU , LAKSAMANANEWS.COM– Aktivis perempuan dan anak, Ricka Parlina S.H, menyampaikan keprihatinannya terhadap fenomena sejumlah orang tua yang membawa anak-anak mereka ke kafe bernuansa hiburan malam dengan iringan live musik DJ.

Menurut Ricka, kondisi tersebut sangat disayangkan karena anak-anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan justru diperlihatkan suasana yang tidak sesuai dengan usia mereka. Bahkan, dalam beberapa situasi terlihat anak-anak ikut berjoget dan menikmati dentuman musik layaknya orang dewasa.
“Ini sangat memprihatinkan. Anak-anak seharusnya mendapatkan lingkungan yang sehat dan edukatif, bukan justru dibiasakan berada di tempat hiburan bernuansa dugem,” ujar Ricka Parlina, Minggu (3/5/2026).

Ia menilai, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mental anak sejak dini. Karena itu, setiap perilaku dan lingkungan yang diperlihatkan kepada anak akan berdampak pada perkembangan psikologis mereka di masa depan.
“Kalau sejak kecil mereka sudah dibiasakan dengan suasana seperti itu, kita khawatir bagaimana mental dan pola pikir mereka ke depannya. Anak akan menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang biasa,” katanya.
Selain persoalan moral dan pendidikan karakter, Ricka juga menyoroti ancaman kesehatan yang dapat diterima anak-anak ketika berada di lingkungan kafe malam, terutama dari paparan asap rokok dan vape yang dinilai berbahaya bagi kesehatan.
“Belum lagi di dalam tempat seperti itu banyak asap rokok dan vape. Anak-anak sangat rentan terhadap gangguan kesehatan akibat paparan asap tersebut,” tambahnya.

Ricka berharap para orang tua dapat lebih bijak dalam memilih tempat dan lingkungan bagi anak-anak mereka. Ia mengajak seluruh orang tua untuk memberikan contoh yang baik serta menghadirkan ruang tumbuh yang positif demi masa depan generasi muda.
“Saya berharap orang tua bisa lebih sadar bahwa anak adalah peniru ulung. Apa yang mereka lihat hari ini akan membentuk kebiasaan dan karakter mereka di masa depan,” tutupnya.

Pemilik kafe juga memiliki tanggung jawab sosial dan moral terhadap lingkungan usahanya, terlebih jika tempat tersebut menghadirkan hiburan malam, live DJ, serta area yang dipenuhi asap rokok atau vape. Beberapa hal yang seharusnya dilakukan pemilik kafe antara lain:

1.Membatasi usia pengunjung
Kafe bernuansa hiburan malam sebaiknya memiliki aturan jelas terkait batas usia pengunjung, terutama pada jam-jam tertentu saat live DJ berlangsung.

2.Membuat aturan larangan membawa anak
Jika konsep tempat memang lebih mengarah ke hiburan dewasa, pemilik usaha perlu tegas melarang anak-anak berada di area tersebut demi menjaga kenyamanan dan keselamatan mereka.

3.Menyediakan area bebas asap rokok
Paparan asap rokok dan vape sangat berbahaya bagi anak. Pemilik usaha seharusnya menyediakan zona bebas asap atau menerapkan aturan ketat demi kesehatan pengunjung.

4.Mematuhi aturan pemerintah daerah
Pemilik kafe wajib mengikuti regulasi terkait jam operasional, hiburan malam, perlindungan anak, dan kawasan tanpa rokok yang berlaku di daerah setempat.

4.Mengedepankan tanggung jawab sosial
Pelaku usaha hiburan juga perlu mempertimbangkan dampak sosial terhadap masyarakat, terutama terhadap perkembangan mental dan perilaku anak-anak.
Jika fenomena ini dinilai sudah meresahkan masyarakat, biasanya langkah yang dapat dilakukan adalah:

Teguran dari pemerintah atau Satpol PP,
pengawasan dari dinas terkait,
edukasi kepada pemilik usaha,
hingga evaluasi izin usaha bila ditemukan pelanggaran aturan.

Namun, pendekatan yang paling penting tetap edukasi dan kesadaran bersama, baik dari orang tua maupun pemilik usaha, agar lingkungan publik tetap ramah dan aman bagi anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *